Rabu, 26 Juni 2013

TRIST

mungkin duka senantiasa cairkan matamu dalam kristal leleh yang memeluk lembut pipimu
jika pahit menyertai dan enggan beranjak, ku harap ada manis disana
karena letak lelah yang menjerit dalam damai yang enggan kau teguk selalu disana
drama akan rasa yang memihak derita tuk menjagamu bukanlah kehendak setiap jiwa
terutama aku yang memeluk risau dalam dawai akan tanya
menjamu dimana syarat akan etika dalam menetapkan keputusan
untuk tentukan perih yang akan hilang atau sebaliknya
namun percayalah dunia bukan tentang sebuah pilihan dalam lenyapnya kenyataan akan pengharapan
tak perlu bersedih jika perih ketika menabuh pedih
karena harapku bahkan jika dunia berakhir untukku hari ini
semoga tertera disana senyum yang menyertaimu dalam keagungan rasa bahagia
rasaku tak memihak pada pedih setiap hati dan tak ada kehendakku untuk melakukannya
aku hanya ingin menjamu setiap dupa yang menyambut dalam udara
dan membuat mereka nyaman dan jadikanku berguna
entah...
jika ini tak berguna, aku hanya bersajak tanpa mata memandang hati
melamun dalam gen melankolia yang menyalak dalam seisi jari
dan ciptakan arah pasti
yang tak mudah dimengerti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jangan sungkan tuk berkicau